YMAI Peduli

Visi
Menjadi lembaga Islam yang berkah, penghimpun dan penggerak kebersamaan dalam meningkatkan Iman, Ilmu, dan Pengamalan menuju kemaslahatan hidup umat.

Misi

  1. Mengelola masjid sebagai pusat ibadah, pusat ilmu, dan pusat tamadun (peradaban Islam) dalam pelayanan sosial.

  2. Menyelenggarakan pembinaan umat yang melahirkan komunitas terbaik.

  3. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan islami formal maupun non formal yang unggul dalam kehidupan global, yang melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia.

  4. Menyelenggarakan tata kelola (manajemen) yang menunjang prinsip-prinsip pertanggungjawaban yang sehat dan efisien.

Sambutan Ketua Umum YMAI

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas berkah, rahmat, serta hidayah-Nya, yang telah memberikan nikmat sampai hari ini.

Shalawat dan salam marilah kita senantiasa sampaikan kepada junjungan dan panutan hidup kita, Nabi Muhammad SAW.

Di era digital saat ini diperlukan kecepatan, ketepatan, dan keakuratan informasi kepada masyarakat luas. Web www.ymaipeduli.org merupakan bagian dari cara Yayasan Masjid Al Ikhlas untuk memberikan informasi secara terbuka, akuntable, dan up to date. Diharapkan masyarakat bisa mendapatkan semua informasi yang diinginkan tentang Dakwah, Pendidikan, Zakal, Infak, Sodakoh, serta kegiatan lain yang berjalan di Masjid Al Ikhlas.

Dengan didukung oleh rasa keikhlasan kita semua, Pengurus Yayasan Masjid Al Ikhlas mengajak seluruh pengunjung web alikhlas-ymai.id agar selalu memelihara dan bahkan meningkatkan kebersamaan kita untuk berperan memanfaatkan keberadaan Yayasan Masjid Al Ikhlas dalam usaha pembinaan iman, ilmu, dan amal di hari yang akan datang.

Semoga Allah selalu memberikan kemudahan, taufiq, dan hidayah-Nya kepada kita semua.

Billahitaufiq wal hidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ir. H. Bambang Widjajanto
Ketua Umum YMAI

Sejarah Yayasan Masjid Al Ikhlas (YMAI)

Berawal dari pertemuan para tokoh dari beberapa komplek perumahan di wilayah Kelurahan Cipete pada tahun 1967, di antaranya Komplek PDK, Komplek Kehakiman, Komplek Sekneg, Komplek Panca Niaga, Komplek Perdatam, Komplek Indomarin, Komplek Hasta Griya, Komplek BDN, serta para tokoh lingkungan di sekitar, yang bermaksud mendirikan masjid jami yang dapat berfungsi sebagai pusat dakwah serta syiar agama Islam.

Niat suci mendirikan masjid sebagai pusat salat berjamaah dan dakwah kian berkembang seiring berjalannya waktu dan tekad yang kuat dari 35 tokoh pendiri. “Tidak kenal lelah, usaha door to door juga dilakukan,” begitu H. D. Dachlan, salah satu tokoh masyarakat, bertutur. Alhamdulillah, niat baik tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat Cipete. “Ide pembuatan Mushala Al Ikhlas tercetus saat salat Tarawih yang dilaksanakan dari rumah ke rumah,” demikian keterangan H. M. A. Husein, yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat Cipete.

Sembilan tahun kemudian, tonggak sejarah YMAI pun hadir dengan adanya mushala yang kemudian menjadi Masjid Al Ikhlas, yang dibangun pada kurun waktu 1976–1979. Hal tersebut terwujud berkat kontribusi para dermawan, muzakki, dan jamaah masjid di bawah kepemimpinan Buya H. Amirudin Siregar sebagai Ketua Umum Pengurus YMAI periode 1975–1987.

Pendiri Yayasan Masjid Al Ikhlas (YMAI) berjumlah 35 orang. Berikut nama-nama pendiri YMAI yang tercantum dalam Akta Pendirian dan Anggaran Dasar YMAI:

  1. Tuan Haji Ibrahim

  2. Nyonya Soengkono

  3. Nyonya Karim Halim

  4. Nyonya Sjahbuddin

  5. Nyonya Harris

  6. Nyonya S. Jasin, Doctoranda

  7. Tuan Harris

  8. Tuan Djuhdi

  9. Tuan Brotomoeljono

  10. Tuan M. A. Arifin

  11. Tuan A. Rasjid

  12. Tuan M. A. Hasibuan

  13. Tuan Slamet Suwarso

  14. Tuan Sudarmo Ernawan

  15. Tuan Sukotjo Hardjosarwono

  16. Tuan Haji Zaini

  17. Tuan Soedjono

  18. Insinyur Mahmud Ali

  19. Nyonya Anwaras

  20. Nyonya Sukotjo

  21. Nyonya Widarso, SH

  22. Nyonya Marmanto

  23. Tuan Burhanuddin

  24. Tuan A. R. Effendi

  25. Tuan Karim Halim

  26. Tuan Ridoewan

  27. Tuan Soengkono

  28. Tuan Doctorandus Widarso

  29. Letnan Kolonel Djamhari

  30. Tuan Mohamad Husein

  31. Tuan D. Dachlan

  32. Insinyur Soembarjono

  33. Tuan Anwar Jasin

  34. Tuan Doctorandus Soegianto

  35. Tuan Setiono

Yayasan Masjid Al Ikhlas didirikan pada tanggal 11 April 1967 dengan Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, SH Nomor 24 tanggal 31 Juli 1967, yang beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan terakhir dilakukan melalui Akta Notaris Ny. Nur Sasono, SH Nomor 04 tanggal 30 Juli 2004. Penetapan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) YMAI terakhir diputuskan oleh Rapat Dewan Pembina YMAI pada tanggal 9 September 2007.

Yayasan Masjid Al Ikhlas berlokasi di Jl. Cipete 3 No. 3 RT 06 RW 04, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, dengan nomor telepon 021-7691571.

Yayasan Masjid Al Ikhlas memiliki gedung masjid dan gedung pendidikan. Masjid Al Ikhlas merupakan masjid yang cukup luas di wilayah Cipete dengan luas 4.500 m², berlantai dua, dan mampu menampung sekitar 1.500 jamaah. Lantai dasar merupakan aula yang digunakan untuk kegiatan pembinaan dan kegiatan lainnya, sedangkan ruang salat terletak di lantai dua serta memiliki area tambahan di sisi selatan dan sisi timur yang cukup megah dan luas, yang juga berfungsi sebagai pusat kegiatan pembinaan dan pelayanan umat.

Selain itu, terdapat gedung sekolah di sisi timur berupa gedung KB/TK Islam Al Ikhlas dengan luas 1.900 m², serta di sisi barat terdapat gedung SD dan SMP Islam Al Ikhlas dengan luas 5.600 m². Yayasan Masjid Al Ikhlas juga memiliki toko di bawah Koperasi Syariah Ikhlas Sejahtera (Kopsyahira) yang menyediakan sembako serta kebutuhan alat dan seragam sekolah.